2020


Kenali Kehidupan Guru Zuhdi



Alhamdulillah puji dan syukur kehadirat ALLAH dan sholawat serta salam senantiasa kita haturkan kepada junjungan nabi besar MUHAMMAD RASULULLAH SAW yang telah banyak berjasa kepada kita semua.

Ulama adalah pewaris para nabi, perkataan mereka merupakan nasehat-nasehat berharga yang mereka jabarkan dengan bahasa mereka sesuai ilmu yang mereka pelajari, maka Dengan ini kami merangkum sebuah tulisan yang niat nya untuk memperkenalkan lebih jauh salah satu sosok tuan guru di kalimantan selatan, Memang hebat dan kami bersyukur kepada ALLAH karena tinggal dikalimantan yang mana selalu ada para tuan guru yang membimbing untuk menuntut ilmu agama islam.

Setelah wafat Tuan guru yang kita cintai yaitu Abah guru sekumpul yang sangat membuat kita sedih karena pahlawan di kalimantan berkurang namun mu'zijat dari ALLAH yang selalu menjaga kalimantan selatan dari kemusyrikan, bala musibah juga memperlihatkan sosok penerus abah guru sekumpul untuk melanjutkan dakwah membimbing masyarakat kalimantan selatan disini kita akan mengenal sedikit riwayat sosok tuan guru yang melanjutkan perjuangan dakwah abah guru sekumpul yaitu Guru Zuhdi.

Baca Juga : Pesan dan kalam Guru Zuhdi


Tuan guru KH.Ahmad Zuhdiannor yang dikenal dengan sebutan guru Zuhdi atau abah Haji lahir 10 Februari 1972 dan anak dari Tuan Guru KH. Muhammad yang dulunya pernah memimpin Pondok Pesantren Al Falah.

Ayah guru Zuhdi tersebut yaitu Tuan Guru KH.Muhammad adalah kawan akrab Abah Guru Sekumpul dan beliau jua murid dari Tuan Guru KH. Anang Sya'rani Arief. Menurut kisah bahwa Abah Guru pernah sekelambu dan sepangguringan lawan Tuan Guru KH. Muhammad. sekarang Umur beliau sekitaran 30 sd 40 tahunan.

Beliau membuka Majelis, dulunya tidak sebesar seperti sekarang dan Pengajian Kitab awalawal yang sidin (bahasa banjar; artinya beliau) bacakan dari catatan tangan Majelis Abah Guru. Jamaah yang hadir di Majelis beliau kadang-kadang terobati Kerinduan kepada Majelis Abah Guru Sekumpul karena Kitab, Cara mengisi Majelis, Isi kajian dalam Majelis, Gaya bicara dan penjelasan, Tamutamu sidin dan Tamu yang hadir diantara para habaib yang hadir di Majelis dan Silaturrahmi ke rumah Guru Zuhdi sangat mirip dengan Abah Guru Sekumpul meskipun kami dan yang lain juga tidak berani menyamakan kedudukan dan pangkat Abah Guru Sekumpul atau nang kita kenal dengan Guru Zaini dan tidak akan ada yang menyamai dengan beliau itu.

Majelis Pengajian malam sabtu dilaksanakan di kediaman Tuan Guru Zuhdi yang terletak sekitar Jalan Masjid Jami (Belakang mesjid jami sungai jingah), Kec. Banjarmasin Utara. Sepintas atau sekilas, dari jalan raya memang tidak terlihat, karena tertutup perkampungan. tapi begitu masuk (lebih kurang sekitar 400 meter), terasalah suasana dan nuansa kehidupan majelis pengajian dan malam minggu pengajian diadakan di mesjid jami Majelis yang menggunakan metode tradisional ini, di mana sang guru membacakan materi pelajaran dari suatu kitab atau buku, dan para santri atau murid beliau duduk mengelilinginya sambil mencatat di buku catatan di sana-sini dengan bimbingan sang kyai (dabit).

Baca juga  : Guru Zuhdi dikenal Sosok Pengobat Rindu


Suasana kebersihan, kenyamanan dan kedamaian lingkungan tempat tinggal beliau tampak sangat terjaga. Agak masuk ke dalam, tapi sebuah sederhana berwarna kream. Di situlah Guru Zuhdi tinggal, tokoh muda ulama kharismatik banjarmasin yang sangat digemari kalangan tua dan muda saat ini. Selain itu Majelis beliau sekarang terpusat pada 4 tempat yang dihadiri oleh banyak jamaah yakni Masjid raya Sabilal Muhtadin kamis malam, Pondok Indah Rabu malam, Masjid jami’Sungai Jingah Sabtu malam dan Di rumah beliau sendiri yaitu Jumat malam (malam sabtu).

Demikianlah sedikit cerita singkat tentang perjalan hidup beliau, yaitu KH. Ahmad Zuhadianoor atau yang kita kenal dengan guru Zuhdi, Semoga kita yang masih diberikan umur dapat meneladani apa yang sudah beliau sampaikan kepada kita.

wallahu alam bishawab

Sumber :
Wikipedia
Buku Saku Hariyadi (Pena_Majlis)


Guru Zuhdi meninggal, masyarakat tetap mendoakan dari rumah


Kabar meninggalnya  KH Ahmad Zuhdianor  atau sering disapa Guru Zuhdi tersebut telah berhembus sejak pagi hari di bumi kalimantan sejak pukul 7 waktu setempat pada hari sabtu 2 Mei 2020.

Dari perwakilan keluarga yang di sini di wakili oleh H Rasyid Ridho atau sering di sapa Guru Rasyid, beliau mendapatkan kabar dari Rumah Sakit Medistra di Jakarta, bahwa  memang benar beliau (guru Zuhdi) meninggal pada pukul 6.35 menit waktu jakarta.

Oleh karena itu, Guru Rasyid mengajak dan menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya masyarakat kalimantan selatan di kota banjarmasin agar tetap dirumah dan medoakan beliau melalui ibadah dirumah saja dikarekan kondisi pandemi Corona saat ini. Sehingga agar tidak terjadi adanya massa yang berkumpul atau berkerumun. Meski mendoakan dirumah saja, Insya Allah sama dengan kita menghadiri pemakaman beliau, tambahnya Guru Rasyid.
 

 Baca Juga : Tetap Semangat Menjalani Hidup

Untuk kabar pemakaman Guru Zuhdi tersebut, tadinya informasi yang berkembang akan dimakamkan di Perumahan Kota Citra Graha (KCG) ternyata hanya informasi belaka. Ternyata kenyataan nya sore kemarin waktu banjarmasin sekitar pukul 18.00 atau jam 6 sore. Jenazah sampai ke banjarmasin dan dimakamkan di sekitar rumah beliau, seperti di langsir oleh Majta TV.

Dengan meninggalnya ulama kharismatik dan spesial seperti guru Zuhdi ini, mari kita sebagai masyarakat umum maupun khususnya masyarakat di banjarmasin, agar mengingat dan meneladani dan mengerjakan pesan dan ilmu apa saja yang disampaikan oleh beliau. Sebagai teladan dan perpanjangan tangan dari Rasulullah di dalam dakwah beliau.

Tidak lupa juga, agar kita mendoakan beliau meninggal dalam keadaan Husnul Khotimah dan mendapatkan tempat yang dirahmati Allah SWT. Amin ya rabbal’alamin.


Sumber : Suara

Tetap Semangat Menjalani Hidup di Bulan Ramadhan

Diawal bulan Ramadhan ini mari kita ambil beberapa kutipan.
Yang salah satunya dari sahabat rasulullah yang berna, Ali Bin Abi Thalib, isi dari kutipan itu yaitu
Pertama “Jangan membenci siapapun, tidak peduli seberapa banyak mereka bersalah padamu.”
Kedua “Sekeras apapun hidup yang engkau jalani, tetaplah berpikir positif”
Mungkin perlu kita jelaskan dari kalimat di atas satu persatu


Pertama “Jangan membenci siapapun, tidak peduli seberapa banyak mereka bersalah padamu.”
Jika tidak salah dalam mengartikan kalimat tersebut adalah, jangan menaruh marah apalagi dendam kepada orang lain karena hanya ada orang yang membuat salah kepada anda. Jika kita perdalam lagi dari kalimat tersebut, jadilah orang yang pemaaf atau memintalah maaf setelah bertemu dan berbicara kepada orang lain, kita tidak tau apakah dari percakapan kita tersebut ada menyinggung perasaan orang lain, padahal kita tidak ada maksud untuk melukai perasaan orang tersebut, atau sebaliknya jika zda orang lain berbicara kepadamu tetaplah bersangka baik karena yakinlah orang lain tidak ada maksud berbuat salah kepada.


Baca juga : Sisi Positif dari Virus Corona


Kedua “Sekeras apapun hidup yang engkau jalani, tetaplah berpikir positif”
Untuk kalimat yang kedua, penulis artikan dan ambil pelajaran dari ramainya pandemi covid 19 ini, kita tetaplah berpikir positif dengan keadaan saat ini. Karena segala sesuatu nya yang ada di dunia ini Allah lah yang mengatur segala Nya. Kita sebagai manusia hanya menjalani apa yang Allah arahkan sesuai dengan ajaran Para Rasul Nya. Demikian beberapa kalimat yang penulis artikan, semoga tulisan dan arti dari kalimat atau pepatah yang disampaikan oleh sabahat Rasul yaitu Ali bin Abi Thalib tidak melenceng atau tidak keluar dari maksud pepatah tersebut. Dan juga dengan ini penulis mengucapkan Selamat menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1441 H, semoga Ramadhan tahun ini jadi jauh lebih baik dari ramadhan sebelumnya.


Sisi Positif dari Virus Corona (COVID-19)

Didunia ini tidak ada yang terjadi dengan kebetulan. Itulah gambaran dari fenomena saat ini, di awal tahun ini, di tahun 2020 Dunia di gemparkan dengan adanya Virus Corona atau yang di sebut COVID-19 yang tedapat di negara Cina tepatnya di Wuhan. Dari fenomena ini, dunia dibuat geger ataupun ribut dengan banyaknya informasi, video yang menginformasikan dengan keganasan virus tersebut.
 
Namun kita sebagai orang yang berimaan, marilah kita belajar dari fenomena ini untuk mengambil ibroh atau pelajaran yang terjadi akibat penyebaran virus ini. Semua sesuai dengan sunnatullah (ketentuan Allah) Semua ada tujuan dan hikmahnya.
Sekarang mari kia pikirkan dan ambil pelajaran positifnya saja.
 
Mari kita petik beberapa hikmah dibalik pandemik Corona virus ini

1. Corona menutup bar, klub malam, rumah bordil, kasino dan tempat-tempat orang biasa bermaksiat.

2. Corona menurunkan suku bunga bank yang mencekik leher.

3. Membawa keluarga bersama kembali dalam rumah dan melakukan aktivitas rumah bersama.

4. Menghentikan orang memakan hewan terlarang (haram)

5. Memindahkan alokasi anggaran militer menjadi anggaran perawatan kesehatan
 
Baca Juga : Penggunaan Teknologi Daring dalam mencegah Menyebarnya Virus Corona (Covid-19)

6. Negara-negara Arab telah melarang shisha

8. Corona melemahkan para diktator dunia yang selama ini sombong luar biasa.

9. Corona membungkam kesombongan negara yang mengangap dirinya paling hebat dan tak terkalahkan.

9. Manusia banyak berdoa dan berharap padaNya dan tidak semata-mata mengandalkan sains dan teknologi.

10. Memaksa negara memperhatikan rakyatnya.

11. Memperlihatkan betapa bergunanya wudhu paling tidak lima kali dalam sehari.

12. Mengajarkan manusia bagaimana bersin, menguap dan batuk seperti yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW kita lebih dari 1400 tahun yang lalu. 
 
Baca Juga : Cara Cegah Virus Corona Versi WHO

13. Coronavirus sekarang membuat kita tinggal di rumah dan hidup sederhana.

14. Corona mengajarkan bagaimana satu saja tentara Allah, yaitu virus kecil yang berukuran 150 nano bisa mengalahkan 7 milyar manusia yang hidup dibumi yang luasnya ratusan juta hektar. 

15. Memberi kesempatan kita untuk melihat bahwa mati itu nyata dan dekat dengan kita.

16. Mengajar kita tidak gampang bersentuhan dengan yang bukan muhrim.

17. Mengajar kita tidak jajan dan makan sembarangan diluar.

18. Membangunkan kita pada kenyataan dan memberi kita kesempatan untuk meminta pengampunan dan bantuan-Nya.

19. Semua yang kita miliki adalah milik Allah dan Allah bisa ambil kapan saja.
 
Ini hanyalah sedikit hikmah, atau pelajaran yang bisa penulis tuliskan, masih banyak lagi karunia kasih sayang-Nya ALLAH kepada makhluk-makhluk-Nya. Semoga dengan adanya pesan atau hikmah ini menjadikan kita sebagai manusia yang lebih baik lagi. Aamiin

Wajib Coba, Ini Kuliner Khas Nan Unik Dari 6 Daerah Di Indonesia

Indonesia tidak hanya akan budaya, tapi juga kaya akan kuliner khas dari masing-masing daerahnya. Hampir setiap kabupaten, kota, propinsi di Indonesia memiliki kuliner khasnya masing-masing. Inilah yang menjadikan Indonesia begitu kaya. Ada gudeg jogja, ada juga sate klatak Jogja. Ada sate padang, ada juga soto padang, dan masih banyak kuliner khas lainnya. 

Uniknya, meskipun memiliki bentuk atau nama yang sama, bisa jadi bumbu yang digunakan berbeda. Misalnya saja soto. Meskipun namanya sama-sama soto, soto dari makassar berbeda dengan soto dari daerah Jawa Tengah, baik dari bentuknya maupun dari bumbunya.
 

Berikut ini ada 7 kota di Indonesia dengan kuliner khas dari daerah tersebut yang harus kamu coba. Beberapa kuliner ini termasuk unik karena hanya ada di daerah itu saja.

1. Jogja
Jangan hanya gudeg yang kamu coba ketika mengunjungi kota ini. Kamu harus coba kuliner khas lainnya. Salah satu kuliner khas yang wajib kamu coba adalah sate klatak. Sate ini tidak sama dengan sate taichan atau sate-sate lainnya.

Untuk kamu yang belum tahu, apa itu sate taichan? Sate taichan adalah varian sate dari daging ayam yang dibakar tanpa menggunakan kecap dan sambal kacang sebagai bumbu satenya. Sedangkan sate klatak merupakan hidangan berupa sate kambing. Jika biasanya sate ditusuk menggunakan tusuk bambu, sate klatak Jogja ditusuk menggunakan besi.

Klatak sendiri diambil dari bahasa jawa, klathak, yang berarti kegiatan membakar sate di tempat pembakaran yang terbuka.

2. Banjarmasin
Jika kamu jalan-jalan ke Banjarmasin, ada soto khas Kalimantan Selatan yang wajib kamu coba yaitu soto banjar. Meskipun soto ini sudah bisa ditemukan dengan mudah di berbagai kota di Indonesia, tentu rasanya akan berbeda jika bisa menikmatinya langsung di kota asalnya.

Soto khas Kalimantan ini sejenis soto ayam dengan aroma rempah yang khas, perpaduan antara kayu manis, biji pala, dan cengkeh. Isiannya berupa ayam suwir, perkedel, kentang rebus, telur rebus, potongan wortel, dan juga ketupat.

3. Malang
Sekarang kita beralih ke Malang. Kalau kamu berkesempatan mengunjungi kota yang terkenal dengan buah apelnya ini, kamu wajib mencicipi kuliner khasnya, yaitu nasi goreng mawut atau dikenal juga dengan nasi mawut saja.

Sesuai namanya, kuliner khas Malang ini merupakan hidangan nasi goreng yang dicampur dengan mie goreng dan sayur-sayuran. Rasanya sama enaknya dengan nasi goreng. Kehadiran mie goreng dan bumbu tambahan lainnya membuat kuliner ini semakin menggoyang lidah penikmatnya.

4. Padang
Kalau makan rendang dan sate padang sudah biasa bagimu, kamu bisa mencicipi nikmatnya Soto Padang jika berkunjung ke kota asalnya. Soto khas padang  berbeda dengan soto kebanyakan karena kuahnya terbuat dari kaldu sapi. Rasanya? Tidak kalah nikmat dengan masakan khas Padang lainnya.

5. Surabaya
Tidak mau ketinggalan dengan Malang yang memiliki nasi goreng khas, Surabaya juga memilikinya yaitu nasi goreng jancuk. Ini bukan varian nasi goreng seafood atau nasi goreng pete dari Surabaya. Yang membuatnya berbeda adalah citarasanya.

Nasi goreng khas Surabaya ini memiliki rasa yang sangat pedas hingga mampu membuat siapapun yang menikmatinya mengucapkan makian khas Jawa Timuran ini. Buat kamu para pecinta makanan pedas, berani coba kuliner yang hanya ada di Surabaya ini?

6. Bandung
Bandung juga memiliki kuliner soto yang khas, yaitu Soto Bandung. Berbeda dengan soto dari daerah lainnya, soto khas Bandung memiliki kuah yang bening karena tidak terbuat dari santan. Untuk isiannya, ada irisan daging sapi, lobak, tomat, dan kedelai goreng. Kuliner ini akan semakin terasa nikmat ketika disantap dengan nasi dan kerupuk.

Nah, itulah 6 kuliner unik dan khas dari berbagai daerah di Indonesia. Dari keenam kuliner khas yang sudah disebutkan, mana yang sudah kamu coba dan mana yang belum?



Istiqomah Menjadikan Pribadi Lebih Baik


Istiqomah atau Istiqamah dalam pada dasarnya berarti berpendirian teguh atau bisa di katakan komitmen dan konsisten dalam suatu pekerjaan atau perbuatan kebaikan. Baik itu perbuatan kebaikan yang sifatnya ketuhanan maupun perbuatan baik untuk sesama makhluk yaitu saling tolong menolong.

Disini saya selaku penulis, bermaksud mengingatkan diri sendiri dan saudara yang membaca bagaimana cara agar kita bisa selalu istiqomah mencapai konsistensi dalam beribadah maupun melalukan perbuatan baik lainnya.


Baca Juga : Sayangilah Makhluk Yang Ada Di Bumi

Saya pernah mendengar suatu tausiah yang mengatakan “Ibadah yang paling baik adalah ibadah yang dilakukan dengan istiqomah”. Dari tausiah tersebut saya menanyakan kembali kepada ustadz atau orang menyampaikan kalimat tersebut, apakah ibadah yang dimaksud ibadah yang lama dilakukan atau ibadah yang dilakukan selalu bersama sama atau berjamaah. Ternyata penjelasan ustadz tersebut adalah ibadah yang dilakukan secara terus menerus dan konsiten meskipun itu sifatnya kecil, namun tidak mengabaikan kewajiban sebenarnya.

Misalkan, ibadah sholat 5 waktu itu wajib dan memang itu sudah ada anjuran dan larangannya bagi yang meninggalkan. Tapi yang dimaksudkan secara terus menerus disini adalah, suatu yang kita lakukan dengan menjadi kebiasaan tanpa ada paksaan dan tanpa keberatan yang menghasilkan kebaikan. Contohnya, kita bersedekah setiap hari lima ratus rupiah, mungkin di berbagai kalangan lima ratus rupiah ada yang menggap itu kecil atau bahkan itu hampir seperti tidak ada nilainya. Namun yang dinilai adalah kebiasaannya yaitu melakukannya setiap hari. 


Baca Juga :
Jangan Berharap Kepada Manusia!!!


Contoh lainnya yaitu, berbuat baik kepada orang tua baik dari perkataan yang dimana tidak menyakiti hati orang tua ataupun tidak merepotkan orang tua dengan beban yang kita lakukan, atau contoh sederhana lainnya yaitu membuang sampah pada tempatnya baik ada orang maupun tidak ada orang yang melihat.

Seperti itulah contoh sebuah konsisten atau istiqomah dalam beribadah atau berbuat baik. Jangan disalah artikan istiqomah itu sesuatu hal yang bersifatnya terus menerus atau konsisten namun mengarah kepada keburukan atau kejahatan.


Ali Bin Abi Thalib mengatakan "Istiqomah itu mengerjakan apa yang telah ditetapkan"
Mungkin kata "telah ditetapkan" yang di katakan oleh Ali Bin Abi Thalib tersebut mengandung arti dimana kita sendiri telah menetapkan mau melakukan apa dan berusaha untuk konsisten melakukannya. Memang mengerjakan istiqomah itu tidaklah mudah (berat) karena diperlukan namanya konsistensi dan komitmen yang kuat, namun istiqomah mempunyai hadiah yang besar pula bagi yang mengerjakannya.

Baik saya maupun saudara yang menbaca artikel ini, mari sama sama untuk konsisten dalam beribadah, berbuat kebaikan minimal untuk diri sendiri apalagi untuk orang lain.

Wallahu a'lam bish-shawab


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.