Ketahui 5 Permainan Anak yang Mengasah Otak

Ketahui 5 Permainan Anak yang Mengasah Otak


Anak-anak dan permainan merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Dikatakan demikian karena cara melatih perkembangan psikomotorik anak hanya bisa dilakukan melalui permainan. Bahkan untuk melatih kecerdasan linguistik anak juga dapat melalui permainan. Akan tetapi, Anda perlu menyesuaikan permainan mana yang cocok dengan usia anak Anda. Anak 3 tahun dan anak 5 tahun tentu berbeda perkembangan otaknya, sehingga permainannya pun perlu dibedakan juga.

Permainan Anak yang Mengasah Otak

Ketika si kecil memasuki masa golden age, para ahli mengatakan 90 persen otak balita akan berkembang secara drastis. Nah, agar perkembangan otaknya semakin sempurna maka perlu Anda latih dengan mengenalkan permainan. Biarkan si kecil senam otak dalam mencari solusi dari permainan yang sedang ia pelajari. Adapun rekomendasi permainan untuk si kecil yang mengasah otak akan diuraikan di bawah ini.

1. Bermain Building Block
Bermain building block tidak hanya mengasyikan untuk orang dewasa, karena bermanfaat juga dalam meningkatkan kecerdasan kinestetik si kecil. Dalam permainan ini, si kecil akan mempelajari tentang bangun ruang, memperluas imajinasi, serta menajamkan otak kiri dan kanan. Lama kelamaan si kecil akan terbiasa dalam berpikir. Dampaknya si kecil akan cepat tanggap dan mudah memahami apa yang orang lain katakan.

2. Bermain Puzzle
Permainan teka-teki ini cocok untuk mengasah otak kiri dan otak kanan si kecil. Dalam hal ini, si kecil akan belajar bagaimana caranya meningkatkan fokus untuk memecahkan masalah. Di sisi lain, mendidik anak dengan mengajarkan bagaimana mencari solusi terhadap permasalahan sejak kecil akan berdampak baik ketika ia tumbuh dewasa kelak. Manfaat yang ia terima salah satunya dapat mengambil keputusan dengan pertimbangan yang matang.

3. Bermain Labirin
Permainan labirin memiliki tingkat kesulitan yang hampir serupa dengan puzzle, namun biasanya lebih mudah terpecahkan. Mengajarkan permainan labirin sama halnya dengan mendorong tumbuh kembang anak menjadi lebih aktif. Melalui permainan ini si kecil tidak hanya diajarkan memecahkan masalah. Lebih dari itu, si kecil didorong untuk meningkatkan skill motorik agar perkembangan bahasan anak serta imajinasinya pun semakin berkembang pesat.

4. Bermain Petak Umpet
Hayo, siapa yang waktu kecilnya sering bermain petak umpet? Bermain petak umpet ternyata mampu meningkatkan kemampuan otak si kecil dalam hal observasi. Dengan kemampuan observasi yang mulai matang, maka para orang tua tidak perlu khawatir ketika berencana menyapih anak.

Kemampuan observasi ini akan semakin baik apabila Anda memberikan asupan susu dancow 3+ untuk anak berumur 3 tahun dan susu dancow 5+ untuk anak berusia 5 tahun yang kaya akan protein.

5. Bermain Bahasa Asing
Para ahli yang melakukan penelitian menemukan fakta bahwa anak yang mempelajari dua bahasa dapat menyerap informasi lebih cepat dan akurat. Untuk mengaplikasikannya, para orang tua bisa membacakan dongeng kepada si kecil sebelum tidur. 
Kecerdasan dalam mempelajari bahasa asing akan semakin baik jika si kecil diberi asupan susu anak 1 tahun. Sebuah penelitian juga menyatakan bahwa susu dapat membantu meningkatkan kecerdasan otak anak.

Demikianlah berbagai jenis permainan anak https://www.dancow.co.id/dpc/artikel/variasi-permainan-anak-yang-mendidik-untuk-eksplorasi-si-kecil yang meningkatkan kecerdasan otak. Di sisi lain, para orang tua perlu memberikan permainan yang mengasah kecerdasan spiritual anak. Fungsinya agar informasi tentang ilmu agama dan ilmu umum bisa dipelajari secara bersamaan. Berbagai aktivitas yang meningkatkan kemampuan otak anak dipengaruhi juga oleh asupan finger food yang menyehatkan. Memilih finger food sebagai makanan sehari-hari anak dapat membantu dalam pencegahan diare pada anak dan anak susah bab


Posting Komentar

[blogger][facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.