Ketaatan dan Kemaksiatan Akan Melahirkan Kemuliaan dan Kehinaan



Ketaatan dan Kemaksiatan Akan Melahirkan Kemuliaan dan Kehinaan


Mungkin dari saudara sekalian ada yang pernah membaca atau mungkin mendengar sebuah kalimat yaitu “kemuliaan letak nya dalam ketaatan dan kehinaan letaknya dalam kemaksiatan, dari kalimat tersebut mungkin kita berpikir bahkan termenung, saat kita mendalami makna dari kalimat tersebut. Mari kita telaah kata demi kata.

Kemulian dan Ketaatan


Seorang makhluk (Manusia) menjadi berbeda dengan makluk lainnya di dunia ini karena mempunyai akal pikiran dan hati, sehingga manusia mendapatkan kemulian dari apa yang di kerjakaan dan mentaati apa yang diperintahkan Tuhan nya. Kita ambil contoh saja, Jika seseorang melakukan pekerjaan baik secara terus menerus seperti hal nya bersedekah atau memberi makan, baik memberi makan orang lain atau bahkan binatang. Orang tersebut akan terlihat baik “Mulia” dihadapan orang lain yang sering diberinya makanan atau sedekah, itu hanya pandangan dari seseorang atau dari makhluk Tuhan juga. Namun bagaimana jika Tuhan sendiri yang menilai kebaikan dari apa yang dikerjakan makhluk Nya tersebut, pasti lah Tuhan akan memberikan pahala atau kebaikan bahkan kemulian kepada orang tadi.


Baca Juga : Balas Dendamlah!!! Dengan Taubat dan Menjadi Lebih Baik

Kehinaan dan Kemaksiatan


Begitu pula kebalikan dari kalimat yang pertama tadi, jika ada makhluk melakukan kemaksiatan atau kesalahan, maka juga akan di perlihatkan kehinaan baik itu di dunia maupun setelahnya meninggal nanti. Kita ambil sebuah contoh, Jika ada seseorang melakukan pencurian sandal di masjid saat orang lain beribadah, tiba-tiba ada orang lain melihat atau memergoki saat orang tersebut mencuri, setidak nya orang yang melihat tersebut akan menegur bahkan akan berteriak maling. Nah dari contoh tersebut saja bisa kita ambil sebuah pelajaran bahwa, ketika seseorang melakukan kemaksiatan dimana yang dikerjakan mungkin kecil harganya tapi kita akan merasakan kehinaan saat ada orang lain tau apa yang kita kerjakan. Kejadian seperti itu baru kejadian di dunia, bagaimana jika kemaksiatan tersebut yang berurusan langsung dengan Tuhan, apakah kita tidak merasa terhina akibat kemaksiatan yang kita kerjakan.

Dari kalimat kalimat diatas tadi, saya selaku penulis maupun saudara sekalian yang membaca, mari kita sama sama memperbaiki diri, jika ada kesalahan mari kita bertaubat dan berkomitmen untuk tidak mengulangi kesalahan yang lalu. Dan jika ada ibadah yang kita kerjakan sudah baik, mari kita jaga “Istiqomah” untuk selalu mengerjakan nya dan meningkatkan lagi ibadah ibadah lainnya

Posting Komentar

[blogger][facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.