4 Cara Merawat Bayi Yang Baru Lahir


4 Cara Merawat Bayi Yang Baru Lahir




Merawat bayi yang baru lahir bukanlah hal yang mudah, apalagi jika Anda baru pertama kali menjadi seorang ibu. Pada fase kehamilan saja Anda perlu memperhatikan perkembangan janin 4 bulan dan nutrisi ibu hamil. Mungkin banyak pertanyaan yang terlintas dalam pikiran Anda, mulai dari berapa kali memberi makan bayi Anda, berapa kali bayi harus mandi, dan kenapa kulit bayi merah-merah.
 

Cara Merawat Bayi
Merawat bayi yang baru lahir merupakan pekerjaan yang penuh ketelitian, karena ia harus mendapat perlakukan yang ekstra dari ibu agar bisa tumbuh sehat dan cerdas. Beberapa perlakukan istimewa yang perlu dilakukan orang tua kepada bayi di antaranya: memperhatikan perkembangan motorik anak, memperhatikan perkembangan bayi 3 bulan, dan mempersiapkan resep labu kuning untuk bayi berumur satu tahun. Untuk lebih jelasnya, yuk simak uraian di bawah ini. 

1. Berikan ASI untuk Makanan Utama Bayi Baru LahirAir Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik bagi bayi yang baru lahir. Karena ASI mengandung kolostrum dan zat-zat penting lainnya yang sangat bagus untuk imunitas atau antibodi serta tumbuh kembang bayi.
 

Kandungan kolostrum mampu menjaga usus bayi yang belum memiliki sistem pencernaan secara sempurna. Maka dari itu, memberikan ASI untuk makanan utama bayi baru lahir adalah hal yang sangat penting. Kemudian perhatikan juga teknik menyusui yang benar agar tumbuh dan kembang bayi dapat dikontrol.
 

2. Menjaga Kebersihan Badan, Pakaian, dan Tempat Tidur BayiMenjaga kebersihan badan bayi bisa dilakukan dengan memandikan bayi atau menyeka bayi dua kali dalam sehari. Kemudian gunakan produk bayi yang aman dan nyaman, mulai dari shampo, sabun mandi, bedak, dan tisu basah.
 

Untuk pakaian bayi pastikan dicuci terlebih dahulu sebelum digunakan. Cuci pakaian bayi dengan deterjen cair khusus bayi agar tidak menyisakan residu yang menyebabkan iritasi pada kulit bayi.
 

3. Merawat Tali Pusar Bayi Baru LahirTali pusar bayi akan terlepas dengan sendirinya dalam waktu empat hari. Namun, dalam kondisi tertentu tali pusar bayi bisa saja terlepas dalam waktu yang lebih lama, biasanya dalam kurun waktu satu bulan.
 

Perawatan bayi baru lahir memang harus hati-hati, khususnya saat merawat tali pusar. Maka tidak heran kalau dalam hal ini tergolong sulit untuk Anda yang baru saja menjadi ibu. Pada intinya, tali pusar harus dijaga kebersihannya agar bayi terhindar dari berbagai risiko infeksi, seperti terkena virus difteri.
 

4. Kosmetika Bayi
Tak hanya orang dewasa, bayi juga memerlukan kosmetika khusus bayi. Mulai dari baby bath, baby shampoo, baby oil, baby powder, dan lain sebagainya. Sebenarnya tidak semua harus digunakan, pilihlah beberapa kosmetika yang cocok untuk kulit bayi Anda. Selain permasalahan kosmetika bayi, Anda juga perlu memperhatikan jadwal imunisasi anak agar bayi tetap sehat dan tahan dari virus atau bakteri di sekitarnya.
 

Nah, demikianlah beberapa tips merawat bayi baru lahir. Sebelum fokus pada perawatan bayi baru lahir Anda juga perlu memperhatikan perkembangan janin 5 bulan saat masa kehamilan. Ketika hamil Anda juga bisa membuat resep bubur kacang ijo untuk menambah air susu ibu. Anda juga perlu menjaga toksoplasma agar bayi Anda terlahir sehat. Apabila anak Anda sudah mulai besar bisa segera mengajarkannya berhitung dengan teknik calistung.
 

Semoga informasi di atas bermanfaat bagi Anda yang tengah menikmati masa-masa kehamilan ya!

Posting Komentar

[blogger][facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.