September 2019


Jangan Berharap Kepada Manusia!!!



Seperti tulisan di atas kita sudah sering mendengar atau membaca bahkan memahami isi dari tulisan di atas, yang mana tulisan tersebut salah satu kutipan dari Ali Bin Abu Thalib yang mengungkapkan “Aku sudah pernah merasakan semua kepahitan dalam hidup dan yang paling pahit ialah berharap kepada manusia.”

Mungkin dari ungkapan yang telah tersampaikan berabad abad yang silam, di jaman sekarang kita melihat dan merasakn banyak sekali kegalauan atau kegundahan bahkan kesedihan yang terjadi dimana, baik itu terjadi kepada laki laki maupun wanita, mau tua ataupun muda, mau kaya ataupun miskin.

Semuanya sering terjadi akibat pengharapan kepada manusia dan mengenyampingkan Sang Pencipta, dalam sebuah contoh, mungkin kita melihat ada orang bekerja keras dan merasa bahwa usahanya sudah benar, caranya sudah benar, komunikasi dan relasi sudah benar, namun saat di jalani terjadi kesalahan atau penghianatan dari rekan kerja ataupun dari internal pembuat kebijakan atau rencana.

Dalam hal contoh lain, siswa atau pelajar di jaman milenial ini, mereka lebih mengedepankan pemikiran, perasaan, dan relasi (hubungan) dimana dari 3 hal tersebut, ketika anak muda ini menjalin sebuah hubungan yang biasanya disebut mereka dengan pacaran atau teman dekat, mereka menaruh banyak sekali harapan dan angan angan kepada lawan jenis nya.

Baca Juga : Jadilah Pribadi Yang Lebih Baik

Dengan perasaan dan pemikiran yang menggebu gebu, dan di ibaratkan dunia seakan milik berdua, mereka melupakan harapan terbesar mereka yaitu menaruh harapan kepada Sang Pencipta. Sering kita lihat baik itu di sosial media, di berita berita bahkan ada yang galau atau putus cinta sampai mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri.

Mari kita berpikir, merenungi atau  apa yang terjadi kepada diri kita masing masing khusunya di jaman sekarang ini yang dimana ini mungkin tanda tanda akhir jaman, manusia banyak sekali menaruh harapan harapan nya kepada dunia dan manusia. Untuk itu mari kita sama sama memperbaiki diri, mengingatkan diri agar menjadi lebih baik, lebih berharap kepada Sang Pencipta bukan kepada dunia ataupun manusia.

Mungkin sebagai tambahan agar lebih mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, selain berusaha dalam bekerja ataupun mungkin ada yang sudah mapan untuk mencari jodoh namun belum ketemu, , alangkah baiknya kita, memperbaiki ibadah kita menurut kepercayaan masing masing, meminta doa kepada Orang Tu jika masih ada, jika tidak ada kita doakan mereka dan yang terakhir selalu berperasangka kepada Sang Pencipta karena PASTI Sang Pencipta selalu memberikan yang terbaik untuk hamba Nya.

Patah Hati Bisa Kamu Sembuhkan Lewat 5 Cara Ini

Saat jatuh cinta, ada dua kemungkinan yang akan kamu hadapi. Pertama yaitu happy ending, dan yang kedua adalah sad ending alias patah hati. Resiko yang kedua ini memang cukup mengerikan apalagi jika kamu patah hati akibat ditinggal kawin. Hal-hal seperti itu tentu saja membuat hati terluka bahkan untuk move on  saja rasanya berat seperti memikul beban janji manis si mantan. Pada akhirnya, tak jarang hal yang terlihat seperti sepele ini membuat kamu depresi.

Meskipun menyayat hati, namun kamu harus tetap tegar dalam menghadapi urusan patah hati. Dunia tentu saja tidak akan hancur hanya gara-gara dia menikahi perempuan atau lelaki yang tidak lebih keren dari kamu. Agar tidak berlarut-larut, yuk intip tips move on dari patah hati agar kamu bisa kembali ceria.

1. Berhenti menyalahkan diri sendiri
Hal pertama yang harus kamu lakukan yaitu berhenti untuk menyalahkan diri sendiri. Berakhirnya hubungan kamu dengan si dia semata-mata memang bukan jodohnya saja, so, kamu bisa merasa lebih tenang tanpa adanya beban pikiran yang mengganggu.

2. Membuang semua kenangan bersama si dia
Barang-barang yang masih tertinggal di kamarmu bahkan di sela-sela dompet sebaiknya disimpan rapi atau jika perlu dibuang saja. Hal ini tentu saja cukup untuk mengurangi rasa patah hati kamu yang sudah tidak karuan.

Baca Juga : Long Distance Marriage sama Pasangan? Inilah 4 Cara Mengatasinya

3. Melakukan Me-Time
Saat patah hati, perbanyaklah menyenangkan diri sendiri dengan cara me-time. Kamu bisa pergi jalan-jalan ke mall, nonton bioskop, belanja, makan-makan, dan lain sebagainya. Dengan begitu, pikiranmu akan teralihkan dari bayang-bayang si mantan yang menyebalkan.

4. Curhat
Curhat bisa menjadi solusi untuk meredakan patah hati. Pilihlah orang yang terpercaya yang bisa menjaga rahasiamu. Keluarkan semua uneg-uneg sampai kamu tidak lagi merasa terbebani.

5. Menyibukan diri sendiri
Hal terakhir yaitu menyibukan diri sendiri dengan melakukan berbagai aktivitas yang produktif. Aktifitas-aktifitas tersebut tentu saja bisa membantu kamu untuk tidak selalu memikirkan si dia.
Itulah kelima tips agar cepat sembuh dari patah hati. Kamu udah nyoba yang mana?


Long Distance Marriage Sama Pasangan? Inilah 4 Cara Mengatasinya

Setelah melakukan ijab kabul pernikahan, tentu saja hal pertama yang kamu rasakan yaitu haru bercampur bahagia. Bagaimana tidak, saat detik itu juga, kamu sudah bisa menjalani hidup berdua bersama sama si dia. Namun, apa yang bisa dikata jika tiba-tiba keesokan harinya si dia harus sudah pergi ke luar kota untuk mencari nafkah, sedangkan kamu harus tetap disini karena urusan pekerjaan juga. Sehingga mau tidak mau, kamu harus menjalani Long Distance Marriage atau LDM.

Tips LDM sama Pasangan

Hubungan yang satu ini tentu saja banyak dialami oleh pasangan-pasangan khususnya di Indonesia, yang mana hubungan kamu terhalang oleh jarak karena satu dan dua hal. Hal ini tentu saja bisa menimbulkan kecemasan tersendiri bagi sebagian orang. Lalu, bagaimana cara mengatasi kecemasan Long Distance Marriage agar hubungan dengan si dia tetap romantis? Ikuti tipsnya berikut ini.

1. Memasang foto di area rumah
Agar bisa mengobati rasa kangen, kamu memasang atau menyimpan foto si dia di area rumah yang sering dilewati, seperti kamar, dapur, ruang tamu, dan lain-lain. Jika hal tersebut tidak membuat kamu nyaman, cukup pasang saja fotonya menjadi wallpaper hp. 

2. Komunikasi yang intens
Sesibuk apapun kamu, sempatkanlah waktu untuk mengobrol meskipun melalui hp. Jadwalkan setiap harinya kapan kamu bisa berkomunikasi, baik itu pagi atau malam. Bahkan kamu juga bisa melakukan video call agar kehadiran si dia lebih terasa.

Baca Juga : Jangan Hanya Menilai Orang Dari Luar

3. Positive thinking
Saat berjauhan dengan suami atau istri, pastikan kamu tetap positif thinking. Dengan adanya pikiran yang jernih, tentu saja hubungan LDM-mu akan tetap romantis dan terhindar dari berbagai konflik yang tidak penting, seperti cemburu buta, dan lain sebagainya.

4. Merencanakan liburan
Untuk melepas rasa kangen, sebaiknya buatlah rencana liburan saat si dia pulang ke rumah. Dengan adanya rencana-rencana tersebut, tentu saja si dia akan semakin kangen dan tidak sabar untuk bertemu kamu. Dengan begitu, hubungan pernikahan pun akan semakin hangat.

Itulah 4 cara mengatasi Long Distance Marriage bagi kamu yang sedang berjauhan dengan si dia.

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.