Agustus 2019


Jangan Hanya Menilai Orang dari Luar

Simaklah kisah inspiratif ini, semoga bisa menambah wawasan dan rasa syukur kita dan juga rasa berbagi untuk sesama.

Ada seorang gadis yang hidup sendiri dan menyewa rumah , bersebelahan dengan kontrakan rumah, hidup seorang ibu miskin dengan dua anaknya. Suatu malam, tiba-tiba listrik padam, dengan bantuan cahaya handphone gadis itu ke dapur untuk mengambil lilin. Tiba-tiba ada yang mengetuk pintu..
Setelah pintu dibuka, ternyata seorang anak miskin di sebelah rumahnya ! anak itu bertanya dengan risau”
Kaka ada lilin tidak..?? gadis itu berfikir, di benaknya tertanam kata “ JANGAN PINJAMKAN” nanti jadi kebiasaan untuk terus menerus meminta, mungkin hari ini Cuma lilin entah besok dia mau minta apa...

Maka si gadis menjawab; “TIDAK ADA”!! lalu si anak miskin berkata riang..
Saya sudah duga kaka tidak punya lilin, ini ada lilin 2 saya bawakan untuk kaka, kami khawatir karena kaka tinggal sendirian dan pasti kaka tidak punya lilin, jadi ini ambillah lilin ini, untuk kaka pakai sebagai penerang.

Si Gadis pun merasa bersalah, ia tidak menyangka anak itu begitu memperhatikannya, dalam linangan air mata dia memeluk anak kecil itu erat-erat.

Pesan moral dari cerita singkat di atas adalah :

Janganlah menilai orang lain buruk/ jelek hanya karena mereka kelihatan miskin / tidak mampu.
Ingat! Kekayaan tidak bergantung seberapa banyak yang kita miliki, tetapi seberapa kita MAMPU untuk Berbagi kepada yang tidak mampu.
Miskin bukan berarti tidak memiliki apa-apa dan Kaya bukan berarti memiliki Segalanya.
Mungkin orang miskin tak punya harta tak juga kaya tapi mungkin saya mereka memiliki hati yang kaya, memperhatikan orang lain tanpa segan untuk berbagi
Mungkin hari ini kita diatas tanah, tapi esok atau lusa tanah pasti di atas kita, hidup hanya sekali… jadi jangan menyombongkan diri.
Ingatlah untuk selalu bersyukur, karena dengan bersyukur maka Tuhan akan menambah rezeki yang Dia berikan kepada kita.

Cerita ini dikutip dari @pesonagadis dengan sedikit perubahan.

Jadilah Pribadi Yang Lebih Baik

Jadilah Pribadi Yang Lebih Baik

Melihat dari gambar tersebut, mungkin kita terhenyak dan berpikir. Kenapa patut dipikirkan dan direnungkan karena kalimat tersebut bukan sekedar tulisan saja, namun pengingat diri kita, untuk jadi apa diri apa.

Apakah kita hidup hanya sekedar melihat orang lain atau hanya menilai orang lain. Sehingga anda lupa dengan diri anda sendiri. Itu lah terjadi di jaman ini saat ini, dimana kita disibukkan melihat orang lain, misalnya melaui instagram, facebook bahkan media lainnya. Kita lupa bahwa kita juga manusia ada sisi salah dan khilafnya.

Sekarang, alangkah baiknya saya dan anda para pembaca artikel ini untuk memperbaiki diri, melihat kekurangan diri bukan hanya ada di fisik saja, tapi dalam hati kita masing-masing.

Saya yakin, dan sepakat anda yang membaca pun merasa akan kekurangan hidup kita. Dimana kita hanya melihat orang lain, kesalahan orang lain, lalu ingin mencaci atau membuli. Melihat orang lain berhasil, merasa iri dengki hati kadang muncul, seperti itulah manusia.
 
Maka dari itu, mulai saat ini dan seterusnya, alangkah baiknya jika kita menyibukkan diri kita dengan memperbaiki diri kita, tanpa harus melihat orang lain.

Melihat orang lain bukan berarti tidak perlu, tapi ambillah sikap positifnya dari orang tersebut. Sehingga membuat diri kita menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Ingatlah, selama kita hidup didunia ini tidak ada kata terlambat untuk jadi lebih baik.

Untuk hidup lebih baik dari sebelumnya, kita harus melakukan perubahan yang di mulai dari :

1. Niat yang bulat
 Ya, segala sesuatu perlu niat karena dari niat adalah suatu dasar tujuan, mau apa dan jadi apa dan itu juga sebagian dari ibadah karena niat tersebut landasan dari suatu perbuatan 

2. Lakukan sedikit demi sedikit
Kenapa lakukan sedikit demi sedikit karena untuk berubah, itu tidak bisa langsung drastis atau tiba-tiba berubah 180 derajat, kita mungkin akan menukan cara yang lebih baik disaat kita melalui proses tersebut. 

3. Lakukan terus menersus (Istiqomah)
Nah ini yang terpenting, lakukan terus menerus maksudnya untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik adalah perlu ke stabilan. kita ambil contoh, jika kita biasa bangun jam 6 pagi namun ada niatan untuk bangun jam 5 taargetnya. yaitu dengan cara mensettting alarm, baik melalui Handphone anda maupun jam waker anda. Tidak perlu langsung di setting jam 5, tapi di mundurkanlah 15 menit dan lakukan selama 1 minggu di awal
jadi settinglah di minggu pertama anda pukul 05.45 menit
di minggu ke dua anda pukul 05.30
di minggu ke tiga pukul 05.15
dan terakhir di minggu ke empat 05.00

Nah mungkin seperti itulah contoh perumpamaan ingin melakukan proses untuk jadi lebih baik
Semoga bermanfaat
Jadi lah diri sendiri dan lebih baik dari hari kemarin

Keberuntungan tidak akan datang begitu saja!

Keberuntungan tidak selalu datang begitu saja

Sebagai seorang manusia yang menjalani hidup, kita pastinya tidak lepad dari namanya masalah. Masalah memang tidak bisa di perkirakan, bisa datang dalam keadaan apapun, namun kita harus selalu siap menerima baik secara jasmani maupun rohani. Kadang kita memerlukan semagat hidup dari orang yang kenal akrab dengan kita agar hidup kita menjadi lebih baik.

Hidup itu seperti sebuah jam, terkadang kita bisa di atas dan kadang bisa di bawah seperti itulah kehidupan kita harus menjalaninya baik senang maupun susah. Tapi percayalah, semua hal di dunia ini tidak ada yang abadi dan semuanya akan berlalu begitu juga dengan masalah kita.

Agar masalah kita cepat selesai dan hidup tidak terpuruk dengan masalah, ada baiknya kita sebagai manusia selalu mencoba terus berpikir berprasangka baik dan menjauhkan diri dari pikiran buruk yang timbul dari masalah tersebut. Memang rasanya sulit untuk berpikir berprasangka baik disaat sedang tertimpa masalah, namun perlu diingat dengan berpikir berprasangka baik kita mampu mengambil sebuah nilai yang baik untuk diri kita dan pelajaran dari apa yang kita alami. Bahkan dengan bersikap positif, kita bisa tetap tenang dalam menghadapi masalah yang muncul dan mencari solusi yang terbaik dalam menyelesaikannya.

Membaca berbagai kutipan inspiratif yang berasal dari pengalaman berbagai tokoh maupun orang yang kita kenal terkadang bisa membantu memberikan motivasi dalam kehidupan kita. Kutipan atau quote ini bisa membuka cara pikir kita dalam memandang masalah maupun kehidupan kita secara positif. Mungkin ada maanfaatnya dengan membaca kata-kata bijak ini dapat membantu meningkatkan motivasi hidup Anda dan mengarahkan cara pikir Anda ke arah yang lebih baik.

1. Berhenti menyalahkan siapapun dan situasi apapun
2. Berani mengambil resiko,  mencoba dengan penghaapan Besar yang tentunya dikawal dengan doa
3. Kerjakan denga bersungguh-sungguh
4. Lakukan apapun yang membuat anda senang, dengan cara yang baik dan benar
5. Jangan pernah menyerah, tapi tetap bersabar dan berusahan
6. Mensyukuri dan nikmati apa yang anda miliki saat ini
7. Jangan pernah ragu, tapi yakinlah dengan apa yang anda kerjakan
8. Memaafkan bukan lah  bukan menunjukkan anda lemah, tapi membuat anda menjadi seseorang yang jauh lebih baik dan bermartabat

Inti dari semua itu, keberuntung itu tidak hanya di dapat dari yang berpikir saya tapi dari tindakan itulah keberuntungan yang di maksud.

Solusi Dalam Cinta

Punya masalah percintaan? Mau tau cara mengatasi masalah cinta?

Mau terbebas dari semua penderitaan akibat cinta? Baca artikel ini.
Apa yang anda dapatkan dari artikel ini mungkin berbeda dengan artikel atau tips dari orang lain.
Saya akan coba membahas, bagaimana cara kita menyelesaikan masalah cinta ini dengan tuntas.
Masalah cinta itu banyak, namun kita fokus pada konsep yang umum dan bisa diaplikasikan untuk berbagai masalah cinta.

Langkah Pertama Cara Mengatasi Masalah Cinta

Inikah Cinta?
Berbicara tentang Cara Mengatasi Masalah Cinta, maka langkah pertamanya ialah kita harus mengerti dulu definisi cinta. Banyak sekali definisi cinta yang bisa Anda dapatkan dari berbagai sumber, tetapi saya akan jelaskan definisi cinta dari ulama terkemuka yang pasti terpercaya, yaitu Imam Ghazali.

Cinta adalah suatu kecendrungan terhadap sesuatu yang memberikan manfaat. -Al Ghazali
Ada Apa Dengan Cinta?

Kita sedang membahas mengatasi masalah cinta. Memangnya ada apa dengan cinta? Bukankah cinta itu suci dan agung? Justru karena anda menganggap cinta itu suci dan agung, maka banyak orang yang mengikuti secara mutlak apa yang (dia pikir) datang dari cinta.

Inilah masalah utama dengan cinta, saat kita tertawan oleh cinta yang salah, oleh cinta yang tidak semestinya. Anda akan terus bermasalah jika ada terus tertawan, dengan kata lain berada dalam penjara cinta.

Ya, cinta akan menjadikan diri Anda tawanan apa yang Anda cintai. Prosesnya seperti apa yang dijelaskan oleh Ibnul Qayyim:

• Dimulailah hubungan antara hati dengan apa yang dilihat-nya.
• Lalu hubungan itu menguat sehingga menjadi kerinduan yang tertuang ke segenap sisi hati.
• Kerinduan itu pun menguat hingga menjadi sebuah cinta yang membara, seperti orang yang berpiutang yang tak pernah meninggalkan orang yang berhutang padanya.
• Lalu cinta yang membara itu pun menguat hingga menjadi cinta yang berlebihan.
• kemudian ia pula menguat hingga menjadi cinta yang sampai menukik tajam dan menyatu dengan hati.
• Kemudian ia juga menguat hingga menjadi penyembahan.
• Ia menyembah cinta, hatinya pun kemudian menjadi hamba bagi orang yang ia tidak layak menjadi hambanya.

Demi Cintaku Padamu

Inilah puncak masalah cinta. Saat cinta sudah tidak tertahan lagi, saat diri sudah menjadi budak apa yang kita cintai, maka kita bisa dengan mudah mengatakan: “demi cintaku kepadamu…” lalu dia mau dan siap berkorban apa saja dengan yang dia cintai.

Coba perhatikan, berikut adalah fenomena yang terjadi dalam kehidupan kita berkaitan dengan cinta:

• Banyak orang yang rela melakukan dosa demi cintanya kepada lawan jenis, mulai berdua-duaan di tempat yang sepi, berpegangan tangan, saling memandang, berzina, bahkan sampai bunuh diri. Semuanya dosa namun terbungkus oleh keindahan cinta yang menjadikan diri kita tawanan.

• Begitu juga, banyak orang yang rela melakukan dosa demi cintanya kepada harta. Menipu, korupsi, kolusi, mencuri, dan berbagai perbuatan jahat lainnya adalah karena cinta kepada harta benda. Mereka mau mengambil langkah apasaja demi cintanya pada harta.

Tentu masih ada cinta-cinta lainnya yang menjadikan diri kita tertawan, tunduk, dan patuh terhadap apa yang dikatakan yang dicintainya tanpa peduli apakah itu baik atau tidak, apakah itu benar atau tidak.

Inilah mengapa kita akan belajar bagaimana cara mengatasi masalah cinta, sebab masalah cinta bisa menjerumuskan kehidupan kita.

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.